Tuesday, May 7, 2013

Three Gorges Dam

Pernahkah anda mendengar Three Gorges Dam? Jika belum pernah mendengar, pasti anda akan mengira-ngira kalau itu adalah sebuah Dam yang berada di Eropa. Karena dari namanya saja Three Gorges Dam. Ternyata keliru.

Three Gorges Dam adalah suatu waduk raksasa yang membendung Sungai Yangstze di China. Dari bendungan ini dipasang pembangkit hydropower yang terbesar di dunia. Suatu proyek yang fantastis, karena menghabiskan dana trilyunan rupiah dan masa pembangunan selama 15 tahun.

Di bendungan ini dipasang terusan yang gunanya untuk lewat kapal besar dari hulu (atas) ke hilir (bawah) dan sebaliknya, sama persis dengan terusan Panama. Di terusan ini ada 5 bak besar yang fungsinya sebagai terusan untuk menaikkan / menurunkan kapal dari atas ke bawah.

Untuk pergi ke Dam, jika anda naik pesawat turunlah di kota Wuhan, kemudian naik mobil ke kota Jingmen, sampai dekat kota Yichang. Dari sini sudah dekat, carilah check point ke Dam. Di check point ini mobil akan diperiksa apakah punya GPS atau tidak. Jika mobil tidak punya GPS, maka tidak diperbolekan masuk. Selanjutnya jika sudah mendapat ijin, akan meneruskan perjalanan menyusuri tepi Sungai Yangtze yang indah pemandangan, sekitar 45 menit - 1 jam. Namun perjalanan akan melewati terowongan panjang (jauh lebih panjang dari terowongan Mina), sepanjang 9 km (menembus bukit / gunung). Setelah sampai ke lokasi, yaitu tempat pembelian tiket seharga 25 RMB, kita akan naik shuttle bus diantar ke bendungan. 


Nih baliho foto cewek penunggu Dam

Terusan arah bawah, kapal masuk kedalam bak di terusan

Gambar Terusan lengkap

Bendungan Dam yang sebela kiri warna putih

Friday, February 18, 2011

Pantai Ujung Genteng



(Potlot Adventure) Ujung Genteng……, Mungkin baru kali ini mendengar namanya, juga cukup lucu bila diartikan secara umum. Sebetulnya Ujung Genteng adalah daerah pesisir pantai selatan Jawa Barat, terletak ±210 Km dari kota Jakarta. Ujung Genteng masuk wilayah pemerintahan Kabupaten Sukabumi. Perkiraan perjalanan antara 5~6 jam dari Kota Jakarta, memang dirasakan sangat lama karena harus melalui kota kecil seperti Cicurug yang terkenal macet & juga Cibadak yang kotanya cukup ramai, lalu melalui jalan menanjak & berbelok-belok sepanjang ±13 Km, namun memiliki pemandangan yang indah di sisi kiri jalan, yaitu pesisir pantai palabuhan ratu yang terlihat jelas dari atas bukit Bagbagan. Baru nanti melewati kota kecil Kiara Dua lalu Jampang Kulon & terakhir Surade.

==============================================================
RAIH PELUANG INCOME TAK TERBATAS
GABUNG SEKARANG JUGA DISINI
==============================================================


Keunikan pantai Ujung Genteng yaitu kita bisa menikmati matahari terbit juga matahari terbenam, mungkin sangat cocok bagi yang suka dengan Fotografi. Pantainya masih cukup bersih dengan khas pesisir pantai selatan yang terkenal bersih airnya. Dipesisir pantai tidak terdapat ombak karena sudah tertahan oleh beting karang yang berada sekitar 500m sebelum garis pantai. Pada saat pasang air laut memenuhi pantai dengan kedalam 0,5 ~ 1 meter, sangat cocok untuk berendam, bermain perahu karet, juga aktifitas lain seperti kolam luas dengan air yang berarus tenang.

Didaerah Ujung Genteng sendiri terdapat banyak tempat menarik, seperti melihat langsung penyu hijau (Chelonia Mydas) bertelur, menggali lubang untuk telurnya, menutup lubang untuk telurnya, juga anda bisa menyentuh penyu hijau tersebut. Ada juga lokasi dimana anda bisa berselancar yang menurut beberapa orang mancanegara merupakan tempat yang bagus karena masih bersih & ombaknya cukup menantang. Untuk yang suka memancing di Ujung Genteng merupakan tempat yang sering dikunjungi oleh para pemancing dari daerah lain yang menurut mereka ikannya lebih banyak & cukup bervariasi, Konon juga masih banyak ikan Marlinnya. Bagi yang suka dengan ketenangan bisa dirasakan di pantai Ujung Genteng ini, apalagi garis pantai yang panjangnya mencapai ±6 Km dan menghadap arah barat, begitu indah bila dinikmati pada saat matahari terbenam. Juga yang suka bertualang dengan kendaraan 4WD, Trail Bike & MTB didaerah Ujung Genteng tempatnya cukup menarik.

Thursday, February 3, 2011

Nikah Dengan Jin Cantik

Ini kisah dongeng. Entah betul atau tidak, antara mimpi dengan hal ghaib memang bisa bersamaan ruang dan dimensinya.

====== 

(Ilalang Jingga) Malam itu aku tidur di bale-bale ruang tamu, segera lampu kumatikan. Setelah terlelap tidur, ternyata aku bertemu jin cantik, masih ABG. Jin cantik itu pokoknya cantik luar biasa, eh dia menghampiriku dan duduk dekat-dekat denganku. Pas aku ingin menyentuh tangannya yang lembut dan ingin berkenalan, namun mulutku terasa tidak bisa bicara. Tak lama kemudian aku terbangun dari tidur.

Wah kecewa banget karena terbangun, padahal ingin berkenalan dengan Jin cantik itu. Akhirnya sambil berbaring aku membayangkan alangkah indahnya bila si Jin yang cantik kujadikan isteriku. Lalu aku bilang begini : "Niat aku nikah dengan Jin cantik" kubaca itu berulang-ulang sampai tertidur. Dan akhirnya aku tertidur pulas.

Sejurus kemudian, entah bagaimana dan darimana, tiba-tiba saja aku sudah dijemput rombongan pengantin, dimana si mempelai perempuan ternyata si Jin cantik itu dikawal puluhan pengarak pengantin. Si Jin cantik itu benar-benar tambah cantik memakai baju pengantin ala ratu Balqis dan bercadar tipis (kali ya, soalnya aku belum pernah lihat sang ratu Balqis). "Ayo kita pergi ke penghulu" kata Jin cantik. Mulutku yang bengong ternganga ini hanya menganggukan kepala saja. Aku gembira seperti anak kecil dibeliin mainan oleh ayahnya. "Ayo" teriakku, dan seketika aku tiba-tiba sudah memakai pakaian baju pengantin laki-laki. Segera aku berlari menghampiri calon isteriku yang tersipu-sipu malu, dan berjalan kaki menuju rumah pak Penghulu. Perasaanku pada saat itu sangat gembira sekali, sulit diutarakan.

Setibanya di rumah pak penghulu, aku segera ditanya oleh Pak Penghulu, "apakah kamu masih bujangan atau sudah punya isteri?". Kujawab terus terang "sudah punya isteri satu pak Penghulu". "Ya sudah gak apa-apa, namun sebelum akad nikah saya akan berkothbah dulu" kata pak penghulu. Maka kemudian pak penghulu mulai berkotbah, ya antara lain dengan para isteri harus berlaku adil, dan banyak nasehat-nasehat lainnya. Pak penghulu itu berkhotbah lamaaaaaaaaa sekali, aku sudah gak sabar......gak tahan.......bukankah aku ingin segera bercengkerama dengan isteri baruku...?

Pak penghulu itu masih berkhotbah dengan tenangnya, yang menurutku sudah sangat lama sekali. Aku tambah gelisah, padahal aku ingin ijab qabul segera dilaksanakan. Tak lama kemudian sayup-sayup terdengan azan di kejauhan. Seiring kedengaran azan Subuh, maka aku terbangun dan mataku terbuka. Astagfirullah...ternyata mimpi. Namun demikian sedih rasanya berpisah dengan Jin Cantik itu.

Perhatian :
Artikel di atas hanya untuk ceritera / dongeng / bacaan. Untuk kebenarannya tidak bisa dijadikan acuan.  

Monday, January 31, 2011

Membaca Peta Awan di Langit sebelum naik Pesawat.

(ilalang jingga) Bagi yang suka bebergian terutama menggunakan pesawat terbang, sebelum berangkat dapat memperkirakan kondisi cuaca terutama di langat yang akan dilalui. Untuk itu dapat membuka link sebagai berikut ini.

http://weather.id.msn.com/region.aspx?&wealocations=Indonesia&map=4

Maka akan muncul gambar awan diatas Indonesia sebagaimana gambar di bawah ini :


Nah dari gambar itu ang di uptodate setiap 5 menit, maka akan nampak peta awan real time kondisi saat itu. Dari gambar ini kita bisa memperkirakan, misalnya mau terbang dari Jakarta ke Medan, maka akan menjumpai awan tebal ketika pesawat berada di atas Sumsel di Medan lihat gambar).

Tuesday, January 4, 2011

Bangka Belitung, another paradise in Sumatera






(ilalang jingga) Bangka Belitung is another paradise in Sumatera. Bangka Belitung archipelago located in near Karimata strait, in the eastern of South Sumatera, or located between Sumatera island and Borneo. This archipelago have many good beachs and underwater coral.

How to get there? If you're from Jakarta, can flight by plane directly to Pangkal Pinang. Don't worry about stay, there many resort and hotel. From Bangka Belitung, you can continue your travel to Palembang, by Express ship about 3-4 hours from Tanjung Kelian Port. Palembang is an older place that describe history of Sriwijaya Kingdom.

Resep Tongseng Kambing




(internet) Tongseng kambing adalah makanan favorit saya. Tongseng adalah sejenis gulai, tetapi cara masaknya berbeda. Makan tongseng kambing dengan nasi hangat benar-benar bikin mak nyus.
Sayangnya kalau masak sendiri agak susah, karena susah mencari penjual daging kambing. Kalau daging sapi banyak ya, maka sekarang tongseng kambing banyak di ganti tongseng sapi. Ini resep membuat tongseng kambing versi resep.web.id :

Bahan:

500 gr daging kambing muda, potong dadu 2×3 cm
150 gr kol, buang tulang daunnya, iris kasar
6 bh bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
4 bh cabai merah, iris serong tipis
1 sdt lada bubuk
5 sdm kecap manis
1 bh jeruk nipis, ambil airnya
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
700 ml air
Cara membuat:

1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan cabai, aduk-aduk sampai cabai layu.
2. Masukkan daging kambing, aduk sampai daging berubah warna, tuang air, aduk rata, didihkan.
3. Tambahkan kecap manis, lada, garam, dan gula pasir, masak sampai daging empuk dan kuah tinggal sedikit.
4. Sebelum diangkat masukkan kol dan air jeruk nipis, didihkan lagi.

Bus PPD nasibmu kini



Gambar di atas adalah Bus PPD yang tersisa namanya si "Jangkung", disimpan di Museum Transportasi, TMII, Jakarta. Merek bus "Leyland" buatan Inggris kali ya?? Sebenarnya model bus ini masih digunakan di Inggris, Italia dan beberapa negara Eropa. Bus tingkat ini sebenarnya cukup efektif dibandingkan bus biasa, karena dapat mengangkut penumpang lebih banyak. Dengan bus tingkat sebenarnya juga bisa dilakukan pemisahan penumpang, misalnya perempuan berada di bawah, laki-laki berada di atas, sehingga bisa mencegah pelecehan seksual oleh penumpang laki-laki terhadap penumpang wanita. Dan terakhir, bisa sebagai solusi mencegah kemacetan di Jakarta, karena daya tampung 1 bus tingkat sama dengan 2 bis metro mini.

Sejarah PPD (wikipedia) :

Berdiri sejak tahun 1920, Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta atau Perum PPD adalah salah satu badan usaha milik negara di bawah pembinaan Departemen Perhubungan yang mengiringi sejarah perjuangan bangsa ini.

Cikal bakal Perum PPD yang bentuk badan hukumnya disahkan menjadi Perusahaan Umum (Perum) pada tahun 1981 sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1981 dan disempurnakan menjadi Peraturan Pemerintah No.32 tahun 1984 merupakan penggabungan alat transportasi milik Nederlansch Indische Tram Maatschappij dengan Bataviach Elektrische Tram Maatschappij menjelang tahun 1925 sesuai dengan saran Burgemeester Kota Batavia yang ketika itu dijabat oleh Ir. Voorneman menjadi Bataviache Verkeers Maatchappij (BVMNV).

Namun sejak pendudukan Jepang di Indonesia dari tahun 1942 hingga tahun 1945 BVMNV diubah menjadi Djakarta Shinden yang hanya mengoperasikan tram kota saja. Bus-bus kota eks BVMNV digunakan Jepang untuk kepentingan lain.

Namun, sehari sesudah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, sejumlah pegawai Djakarta Shinden yang disponsori Pemuda Menteng 31 mendesak agar penguasa Jepang segera menyerahkan tram pada pemuda. Sejak 20 Agustus 1945, tram diserahkan kepada Pemerintah RI dan dikelola Jawatan Kereta Api bagian tram.

Untuk mengutamakan kepentingan umum, BVMNV kemudian dinasionalkan dan dikuasai oleh Menteri Perhubungan berdasarkan Undang-Undang Darurat No.10 tahun 1954.

Sebagai tindak lanjut nasionalisasi tersebut, dengan akte notaris Mr. Raden Suwandi No. 76 tanggal 30 Juni 1954 dan No.82 tanggal 21 Desember 1954, BVMNV diubah bentuk hukumnya menjadi Perseroan Terbatas (PT) dengan nama ”Perusahan Pengangkutan Djakarta”.

Real doll : Mainan Pria Termahal



Busyet, Jepang, Cina dan Amerika telah mampu membuat mainan boneka pria / wanita dewasa yang menyerupai aslinya. Boneka ini terbuat dari silikon sehingga kenyalnya menyerupai manusia. Apalagi wajah / kepala boneka itu dibuat mirip dengan artis-artis terkenal. Sampai-sampai Kim Kardashian marah-marah dan memberikan somasi kepada perusahaan pembuat boneka tersebut, karena dirinya dibuat replika sebagai real doll.

Ukuran boneka tersebut juga bermacam-macam, sebesar manusia dan yang mini. Jenis warna kulit, bentuk dan ukuran bisa dipilih. Harga boneka real doll itu dijual dengan harga yang mahal, berkisar Rp. 100 juta per boneka. Alangkah mahalnya ya, duit segitu sudah dapat dipakai untuk nikah / kawin dengan perempuan asli. Untunglah pengguna boneka tersebut adalah orang-orang Jepang, Eropa dan Amerika.

Perhatian :
Artikel di atas hanya untuk berita / pengetahuan. Jangan meniru orang luar negeri yang beli real doll. Apalagi bagi anda yang agamanya melarang parno-parno.

Saturday, December 25, 2010

Discover Indonesia




The Republic of Indonesia is the largest archipelago in the world comprising 17,504 large and small tropical islands fringed with white sandy beaches, many still uninhabited and a number even still unnamed. Straddling the equator, situated between the continents of Asia and Australia and between the Pacific and the Indian Oceans, it is as wide as the United States from San Francisco to New York, equaling the distance between London and Moscow. Indonesia has a total population of more than 215 million people from more than 200 ethnic groups. The national language is Bahasa Indonesia.

Among the most well known islands are Sumatra, Java, Bali, Kalimantan (formerly Borneo), Sulawesi (formerly Celebes), the Maluku Islands (or better known as Moluccas, the original Spice Islands) and Papua. Then, there is Bali “the world’s best island resort” with its enchanting culture, beaches, dynamic dances and music. But Indonesia still has many unexplored islands with grand mountain views, green rainforests to trek through, rolling waves to surf and deep blue pristine seas to dive in where one can swim with dugongs, dolphins and large mantarays.

Because of her location, and geology, Indonesia is blessed with the most diverse landscape, from fertile ricelands on Java and Bali to the luxuriant rainforests of Sumatra, Kalimantan and Sulawesi, to the savannah grasslands of the Nusatenggara islands to snow-capped peaks of West Papua.

Her wildlife ranges from the prehistoric giant Komodo lizard to the Orang Utan and the Java rhino, to the Sulawesi anoa dwarf buffalos, to birds with exquisite plumage like the cockatoo and the bird of paradise. This is also the habitat of the Rafflesia the world’s largest flower, wild orchids, an amazing variety of spices, and aromatic hardwood and a large variety of fruit trees. Underwater, scientists have found in North Sulawesi the prehistoric coelacanth fish, a “living fossil” fish, predating the dinosaurs living some 400 million years ago, while whales migrate yearly through these waters from the South Pole. Here are hundreds of species of colourful coral and tropical fish to admire.

Culturally, Indonesia fascinates with her rich diversity of ancient temples, music, ranging from the traditional to modern pop, dances, rituals and ways of life, changing from island to island, from region to region. Yet everywhere the visitor feels welcomed with that warm, gracious innate friendliness of the Indonesian people that is not easily forgotten.

Facilities-wise Indonesia’s hotels are second to none. In fact, many of our luxurious and unique hotels have constantly been listed as some of the best in the world, located on white sandy beaches, overlooking green river valleys, or situated in the heart of busy capital Jakarta. While Indonesia’s cities like Jakarta, Bandung, Surabaya, or Makassar are a hive of activities for business and leisure and a paradise for shoppers, offering upscale boutiques selling top brand names, to local goods at road-side stalls. Here gourmets can treat themselves to the many regions’ delectable spicy cuisine or dine sumptuously at international restaurants. And for sheer relaxation, Indonesia Spas are second to none to reinvigorate both body and mind.

Convention centers are equipped with state-of-the-art facilities, as many top international conferences and exhibitions are held in Jakarta, Bali to Manado, ranging from the Global Climate Change Conference in Bali to the World Ocean Conference in Manado , to trade and investment exhibitions and tourism trade shows in many provincial capital cities.

Jakarta, Bali, Medan, Padang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Makassar are connected by direct international flights, and many regular and low cost carriers fly passengers to Indonesia’s towns or remote locations.

PLEASE VISIT WEB DISCOVER INDONESIA AT http://www.indonesia.travel/en/discover-indonesia

Maptera





Track your Facebook friends using interactive Google maps.

See where your friends hang out.

Use maptera tools, including Google Maps, Earth and Street View to tour your friends' locations.
Set your own position.

Set a custom position for yourself – your house, a local landmark, whatever you like.
Get started.

Login using Facebook » http://apps.facebook.com/maptera/

===

Anda dapat menggunakan Maptera untuk mengetahui keberadaan kawan facebook anda. Dengan Maptera langsung terhubung ke Googlemap, sehingga dapat diketahui keberadaan kawan anda.

Gunung Leuser National Park






(www.dephut.go.id). Gunung Leuser National Park is a representative type of coastal forest ecosystems, and lowland tropical rain forests to mountains.

Almost the entire area is covered by dipterocarp forest thick with several rivers and waterfalls. There are rare plants and typical of a giant umbrella leaf (Johannesteijsmannia altifrons), Raflesia flower (Rafflesia atjehensis and R. micropylora) and Rhizanthes zippelnii which is the largest flower with a diameter of 1.5 meters. In addition, there is a unique plant or plant strangler fig.

Rare and endangered species contained in the national parks, among others, introspective / orangutan (Pongo abelii), gibbon (Hylobates syndactylus syndactylus), Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus), Sumatran rhino (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae), forest goat (Capricornis sumatraensis), hornbills (Buceros bicornis), sambar deer (Cervus unicolor), and jungle cat (Prionailurus bengalensis sumatrana).

Gunung Leuser National Park is one defined by UNESCO as a Biosphere Reserve. Based on the cooperation between Indonesia and Malaysia, also designated as a "Sister Park" with Taman Negara National Park in Malaysia.

Some locations / attractions to be visited:

Gurah. View and enjoy the natural scenery, canyons, hot springs, lakes, waterfalls, observation of wild animals and plants such as flowers Raflesia, orangutans, birds, snakes and butterflies.

Bohorok. Place the rehabilitation of orangutans and natural attractions form a panorama of the river, camping grounds and bird watching.

Kluet. Boating on rivers and lakes, trekking tours in the coastal forest and caves. This area is the habitat of Sumatran tigers.

Sekundur. Camping, cave tours and wildlife observation.

Ketambe and Suak Carambola. Research primates and other wildlife researcher who comes home and library.

Gunung Leuser (3404 m asl) and Mt. Pecan (3314 m asl). Climbing and mountain climbing.

River rafting in Alas. Activity rafting from Gurah-Muara Situlen-wave for three days.

Cultural attractions outside the Park is Lake Toba Festival in June on Lake Toba and Malay Culture Festival in July in Medan.

The best visiting season: June to October each year.

How to reach the location: Medan-Kutacane is ± 240 km or 8 hours by car, Kutacane-Gurah/Ketambe is ± 35 km or 30 minutes by car, Medan-Bohorok/Bukit Lawang is ± 60 km or 1 hour by car, Medan-Sei Betung / Sekundur is ± 150 km or 2 hours by car, Medan-Tapaktuan is ± 260 km or 10 hours by car.

Office: Jl. Raya Blangkejeren No. 37 Km 3
PO Box 16, Kutacane
Nanggroe Aceh Darussalam
Tel. (0629) 21 358, Fax. (0629) 21016
E-mail: tnglaceh@indosat.net.id

Stated the Minister of Agriculture, 792,675 acres in 1980 extensive
Appointed Minister of Forestry,
Decree No. 276/Kpts-VI/1997
area 1,094,692 hectares
Defined ----
Location Kab. Southeast Aceh, Kab. South Aceh
Kab. Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam and Kab. Langkat, North Sumatra Province
Temperature 21 ° - 28 ° C
Rainfall 2000-3200 mm / year
Altitude 0-3381 m above sea level.
Geographic location 2 ° 50 '- 4 ° 10 ' N, 96 ° 35 '- 98 ° 30' E